Rabu, 31 Oktober 2012
Belajar Trigonometri
-->
Pengertian
Trigonometri
Trigonometri (dari bahasa Yunani trigonon = tiga sudut dan metro = mengukur)
adalah sebuah cabang matematika yang berhadapan dengan sudut segi tiga
dan fungsi trigonometrik
seperti sinus,
cosinus,
dan tangen.
Trigonometri memiliki hubungan dengan geometri,
meskipun ada ketidaksetujuan tentang apa hubungannya; bagi beberapa orang,
trigonometri adalah bagian dari geometri.
Sejarah
Trigonometri
Awal trigonometri dapat dilacak
hingga zaman Mesir
Kuno dan Babilonia dan peradaban Lembah
Indus, lebih dari 3000 tahun yang lalu.
Matematikawan India adalah perintis penghitungan variabel aljabar
yang digunakan untuk menghitung astronomi
dan juga trigonometri. Lagadha adalah matematikawan yang dikenal sampai sekarang yang
menggunakan geometri dan trigonometri untuk penghitungan astronomi dalam
bukunya Vedanga,
Jyotisha,
yang sebagian besar hasil kerjanya hancur oleh penjajah India.
Matematikawan Yunani Hipparchus sekitar 150 SM menyusun tabel trigonometri untuk
menyelesaikan segi tiga.
Matematikawan Yunani lainnya, Ptolemy
sekitar tahun 100
mengembangkan penghitungan trigonometri lebih lanjut.
Matematikawan Silesia
Bartholemaeus Pitiskus
menerbitkan sebuah karya yang berpengaruh tentang trigonometri pada 1595 dan
memperkenalkan kata ini ke dalam bahasa Inggris
Perkembangan
Trigonometri
Ada banyak aplikasi trigonometri.
Terutama adalah teknik triangulasi yang digunakan dalam astronomi
untuk menghitung jarak ke bintang-bintang terdekat, dalam geografi
untuk menghitung antara titik tertentu, dan dalam sistem navigasi
satelit.
Bidang lainnya yang menggunakan
trigonometri termasuk astronomi (dan termasuk navigasi,
di laut, udara, dan angkasa), teori musik, akustik, optik, analisis pasar finansial, elektronik, teori probabilitas,
statistika, biologi, pencitraan medis/medical imaging
(CAT
scan dan ultrasound), farmasi, kimia, teori
angka (dan termasuk kriptologi), seismologi, meteorologi, oseanografi, berbagai cabang dalam ilmu fisika, survei darat dan geodesi,
arsitektur, fonetika, ekonomi, teknik
listrik, teknik
mekanik, teknik sipil, grafik komputer, kartografi, kristalografi.
Ada pengembangan modern trigonometri
yang melibatkan "penyebaran" dan "quadrance", bukan
sudut dan panjang. Pendekatan baru ini disebut trigonometri rasional
dan merupakan hasil kerja dari Dr. Norman Wildberger dari Universitas
New South Wales. an Perancis
Langganan:
Komentar (Atom)
